Contoh Nilai, Adat Kebiasaan, dan Kearifan Budaya
NILAI
1.
Jujur.
Mencegah tindakan korupsi. Karena dengan kejujuran orang tidak akan
mengambil sesuatu yang bukan miliknya.
2.
Sopan
a.
Mencegah
korupsi. Karena orang tau bahwa mengambil milik orang lain tanpa meminta izin
tidaklah sopan.
b.
Mendorong
korupsi. Karena orang yang lebih muda dianggap tidak sopan jika mengajari orang
yang lebih tua.
3.
Ramah
a.
Mencegah
korupsi. Karena orang yang ramah akan diperhatikan orang lain dan sulit mencari
celah.
b.
Mendorong
korupsi. Karena orang yang ramah pasti mudah untuk merayu orang lain.
ADAT KEBIASAAN
1.
Adik
tidak boleh menikah mendahului kakak
a.
Mencegah
korupsi. Orang memiliki sesuatu ada aturannya.
b.
Mendorong
korupsi. Orang yang lebih tua memiliki kesempatan untuk berbuat korupsi lebih
dulu.
2.
Adik
dan kakak tidak boleh menikah bersamaan
a.
Mencegah
korupsi. Korupsi tidak boleh bersama-sama atau berjamaah.
b.
Mendorong
korupsi. Kakak dan adik akan korupsi dibidang yang berbeda.
3.
Tidak
boleh mengadakan hajat di bulan sura.
a.
Mencegah
korupsi. Bulan sura bulan angker jadi orang takut berbuat sesuatu karena takut
kena batunya.
b.
Mendorong
korupsi. Korupsi adalah perbuatan yang salah jadi setan bersamaku.
4.
Poligami
a.
Mencegah
korupsi. Orang akan mencari yang halal untuk menghidupi keluarganya.
b.
Mendorong
korupsi. Orang akan melakukan apapun untuk memenuhi keinginan istri-istrinya.
KEARIFAN BUDAYA
1.
Bertamu
a.
Mencegah
korupsi. Mempererat tali persaudaraan.
b.
Mendorong
korupsi. Jika ada yang bertamu harus memberikan hidangan.
2.
Menjenguk
Tetangga yg sakit
a.
Mencegah
korupsi. Waktu untuk korupsi tertutup oleh waktu menjenguk.
b.
Mendorong
korupsi. Mengambil sesuatu entah milik siapa untuk diberikan pada orang lain.
3.
Gotong-royong
a.
Mencegah
korupsi. Jika ada orang yang kesusahan akan dibantu oleh orang lain untuk
mengatasinya.
b.
Mendorong
korupsi. Orang yang korupsi akan saling menutupi satu sama lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar