KERANGKA DASAR ISLAM ( AQIDAH, SYARIAH, AKHLAK)
Islam pada hakekatnya adalah aturan atau undang-undang Allah SWT yang terdapat
dalam kitab Allah dan Sunnah Rasulnya yang meliputi perintah-perintah dan
larangan-larangan, serta petunjuk-petunjuk untuk menjadi pedoman hidup dan
kehidupan ummat manusia guna kebahagiaanya di dunia dan akhirat. Adapun secara
garis besar ruang lingkup ajaran Islam meliputi tiga hal pokok,yaitu:
1. A K I D A H
Sistem kepaercayaan Islam atau akidah dibangun di atas enam dasar keimanan yang
lazim disebut Rukun Iman. Rukun Iman meliputi keimanan kepada Allah,malaikat,
kitab-kitab, rasul, haru akhir dan qodha dan qadar. sebagaimana firman Allah
dalam surah An-Nisa ayat 136.
"
Wahai orang-orang yang beriman tetaplah beriman kapada Allah dan Rasul-Nya
dan kepada kitab yang diturunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang diturunkan
sebelumnya. Barang siapa inkar kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya,
kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya,dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu
telah sesat sejauh-jauhnya".
Berdasarkan fondasi yang enam tersebut, maka keterikatan setiap
muslim kepada Islam yang semestinya ada pada jiwa muslim
adalah:
a. Meyakini bahwa Islam adalah agama
yang terakhir, mengandung syariat yang menyempurnakan syariat-syariat yang
diturunkan Allah sebelumnya.Sebagaimana Allah berfirman:
"Tidaklah Muhammad seorang bapak (bagi) salah seorang laki-laki di
antara kamu, melainkan dia
itu utusan Allah dan penutup para nabi"
b. Meyakini bahwa Islam adalah
satu-satunya agama yang benar di sisi Allah karena Islam adalah agama yang
dianut oleh para Nabi sejak Nabi Adam as sampai Nabi
Muhammad SWT. Islam datang dengan membawa kebenaran yang bersifat absolut guna
menjadi pedoman hidup dan kehidupan manusia selarasnya dengan fitrahnya. Allah
berfirman dalam surah Ali-Imran ayat 19:
"Sesungguhnya agama di sisi Allah hanyalah Islam"
c. Meyakini Islam adalah agama yang universal dan berlaku
untuk semua manusia, serta mampu menjawab segala persoalan yang muncul dalam
segala lapisan masyarakat dan sesuai dengan tuntutan budaya manusia sepanjang
zaman. Sebagaimana firman Allah dalam surah As-Saba,ayat28:
"Dan tiadalah kami utus kamu (Muhammad) melainkan untuk semua manusia
sebagai berita gembira dan peringatan. Akan tetapi kebanyakan manusia tidak
mengetahui."
2. S Y A R I
A H
Komponen Islam yang kedua adalah Syariah yang berisi peraturan dan
perundang-undangan yang mengatur aktifitas yang seharusnya dikerjakan dan yang
tidak boleh dikerjakan manusia.
Syariat adalah sistem nilai Islam ditetapkan oleh Allah sendiri
dalam kaitan ini Allah disebut sebagai Syaari' atau pencipta hukum.
Sistem nilai Islam secara umum meliputi dua bidang :
a.
Syariat yang mengatur hubungan manusia secara vertikal dengan
Allah, seperti sholat, puasa, dan haji, serta yang juga berdimensi hubungan
dengan manusia, seperti zakat . Hubungan manusia dalam bentuk peribadatan biasa
dengan Allah disebut ibadah mahdhah atau ibadah khusus, karena sifatnya
yang khas dan tata caranya sudah ditentukan secara pasti oleh Allah dan
dicontohkan secara rinci oleh Rasulullah.
b.
Syariat yang mengatur hubungan manusia secara horizontal, dengan
sesama manusia dan makhluk lainnya disebut muamalah. Muamalah meliputi
ketentuan atau peraturan segala aktivitas hidup manusia dalam pergaulan dengan
sesamanya dan dengan alam sekitarnya.
3. A K H L A
K
Akhlak merupakan komponen dasar Islam yang ketiga yang
berisi ajaran tentang perilaku atau moral. Dalam kamus Bahasa Indonesia,kata
akhlak diartikan sebagai budi pekerti atau kelakuan.Kata akhlak merupakan
bentuk jamak dari kata khuluk artinya dayan kekuatan jiwa yang mendorong
perbuatan dengan mudah dan spontan tanpa dipikir dan direnungkan lagi. Dengan
demikian, akhlak pada dasarnya adalah sikap yang melekat pada diseseorang yang
secara spontan diwujudkan dalam tingkah laku atau perbuatan.
Dalam pandangan Islam, akhlak merupakan cerminan dari apa
yang ada dalam jiwa seseorang. Karena itu akhlak yang baik merupakan dorongan
dari keimanan seseorang, sebab keimanan harus ditampilkan dalam prilaku nyata
sehari-hari.Inilah misi diutusnya Nabi Muhammad SAW.
Menurut obyek atau sasaranya pembahasan tentang akhlak
biasanya dikategorikan menjadi 3:
a.
Akhlak kepada Allah, meliputi beribadah kepada Allah, berzikir kepada Allah,
berdoa kepada Allah,dan tawakkal kepada Allah.
b.
Akhlak kepada manusia, meliput : pertama sabar,yaitu prilaku sesorang terhadap
dirinya sendiri sebagai hasil dari pengendalian nafsu dan penerimaan terhadap
apa yangmenimpanya. Kedua Syukur yaitu sikap berterima kasih atas pemberian
nikmat. Ketiga Tawadhu' yaitu rendah hati,selalu menghargai siapa saja yang
dihadapinya, orang tua,kaya,miskin,tua dan muda.
c.
Akhlak kepada orang tua adalah berbuat baik kepadanya dengan
ucapan dan perbuatan.
d.
Akhlak kepada keluarga, yaitu mengembangkan kasih sayang di antara
anggota keluarga yang diungkapkan dalam bentuk komunikasi melalui kata-kata
maupun prilaku.
e.
Akhlak kepada lingkungan hidup.
Misi agama Islam adalah mengembangkan rahmat, kebaikan dan
kedamaian bukan hanya kepada manusia tetapi juga kepada alam dan
lingkungan hidup, sebagaimana firman Allah:
"
Tidaklah kami mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk menjadi rahmat bagi
seluruh alam" (Al-Anbiya.ayat 107).
Memakmurkan alam adalah mengelola sumberdaya sehingga dapat memberi manfaat
bagi kesejahteraan manusia tanpa merugikan alam itu sendiri.Allah menyediakan
alam yang subur ini untuk disikapi oleh manusia dengan kerja keras mengelola
memeliharanya sehingga melahirkan nilai tambah yang tinggi. Sebagaiman firman
Allah dalam surah Hud ayat 61:
"
Dia menciptakan kalian dari bumi dan menyediakan kalian sebagai
pemakmurnya".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar