Kamis, 22 Februari 2018

Marketing Mix



Marketing Mix

PEMASARAN
Pemasaran adalah kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli yang potensial

Konsep-konsep dalam pemasaran

1. Konsep penjualan (The Selling Concept)
     Perusahaan yang memakai konsep penjualan lebih mementingkan
     volume penjualan dari pada kepuasan konsumen.

Dasar pemikiran:
-  Tugas utama produsen adalah mencapai volume
penjualan yang setinggi-tingginya
-      Konsumen harus didorong untuk membeli dengan berbagai
    cara peningkatan penjualan
-      Konsumen akan melakukan pembelian lagi, kalaupun tidak,
    masih banyak konsumen lain.

Konsep penjualan dapat berhasio jika :
-      Pembeli mngetahui bahwa kata-kata penjual tidak sepenuhnya benar
-      Pembeli yang kecewa, dengan cepat melupakan kekecewaannya.
-      Pembeli yang kecewa tidak akan mengadu ke Lembaga Konsumen
-      Jumlah calon pembeli cukup banyak.

Konsep Pemasaran (The Marketing Concept)
Pada konsep ini  semua kegiatan akan diarahkan kepada keinginan konsumen (consumer oriented).
Dasar pemikiran
-      Pemuasan keinginan kelompok pembeli tertentu
-      Diperlukan program riset pemasaranuntuk mengetahui pola keinginan pembeli
-      Semua kegiatan untyuk mempengaruhi pembeli
-      Kepuasan konsumen adalah kesan baik dari pembeli
-      

Untuk itu perusahaan harus dapat
-      menentukan kebutuhan pokok dari pembeli
-      memilih kelompok pembeli tertentu
-      menentuksn produk dan program pemasarannya
-      mengadakan penelitian terhadap konsumen, tingkah laku konsumen
-      menentukan srategi yang baik, menitik beratkan kualitas yang tinggi atau harga yang murah atau desain yang menarik.

Pasar barang konsumsi dan barang industri
a.   pasar barang konsumsi
barang yang dibeli oleh konsumen akhir
1. Barang konvenien (Convenience Goods)


MARKETING MIX

ADALAH KOMBINASI DARI 4 KEGIATAN INTI DARI SISTEM PEMASARAN UNTUK MENGHADAPI KONSUMEN ( 4 P )
1.       PRODUK
2.       PRICE
3.       PLACE
4.       PROMOTION

1.           PRODUK
Apa saja yang ditawarkan dipasar untuk mendapatkan perhatian, permintaan, pemakaian atau konsumsi atau konsumsi yang dapat memenuhi keinginan atau kebutuhan konsumen.]

Pembagian Produk
1.       Produk Inti (Core Product)
Setiap produk memiliki menfaat Inti.
Penjual harus dapat menjual manfaat inti dari produk
Contoh : konsumen membeli panas, bukan kompor gas.

2.       Produk Berwujud (Tangible Product)
Perusahaan harus berusaha mengubah produk inti menjadi produk berwujud
Contoh : kosmetik, buku, komputer
Dalam produk berwujud ada 5 ciri :
a.       Tingkat mutu produk
b.       Model produk
c.       Merk produk
d.       Ciri-ciri produk
e.       Kemasan (pembungkus)

3.       Produk Tambahan
Merupakan servis tambahan, ada 4 unsur :
-          Instalasi
-          Jaminan
-          Pernyerahan dan kredit
-          Servis purna jual

Pembungkus atau Kemasan
Pembeli tertarik pada bungkus yang menarik.

Terdapat 3 jenis kemasan :
a.       Kemasan Primer
Yaitu ; bungkus yang langsung menyentuh produk.
               Contoh : botol untuk sirup
 Kaleng untuk susu

b.      Kemasan Sekunder
Adalah : bahan yang melindungi kemasan primer.
                Contoh : kerdus untuk pembungkus obat batuk.

c.       Kemasan Pengiriman
Yaitu : kemasan untuk mengirim produk
 Contoh : kotak besar

Keputusan Pemberian Merk dan Pembungkusan
Untuk menambah nilai suatu produk maka perusahaan memberikan merk pada produknya :
              Merk dapat berupa nama, istilah, tanda, simbol atau desain, atau kombinasi dari kesemuanya itu untuk mengidentifikasi produk/jasa dari seorang penjual agar dapat dibedakan dengan produk/jasa yang lain.

              Nama Merk merupakan bagian dari suatu merk yang dapat diucapkan
Contoh : BCA, Gudang Garam, Honda

              Tanda Merk merupakan bagian dari merk yang dapat dikenali tetapi tidak dapat diucapkan jadi berupa simbol atau desain tertentu.

              Merk dagang yaitu bagian dari merk yang mendapat perlindungan hukum

              Hak Cipta adalah hak sah eksklusif untuk memproduksi, menerbitkan dan menjual dalam bentuk tulisan atau karya seni.



PRODUCT LIFE CYCLE  ( SIKLUS KEHIDUPAN PRODUK )
SETIAP PRODUK AKAN MENGALAMI DAUR HIDUP ( SIKLUS KEHIDUPAN ) YANG WAKTUNYA SULIT UNTUK DIPASTIKAN.
TAHAP-TAHAP
1.      PERKENALAN –
-          PRODUK BARU DIPERKENALKAN
-      VOL. PENJUALAN MASIH KECIL
-      BIAYA PROMOSI YG CUKUP TINGGI.

2.           PERTUMBUHAN
-             PRODUK SUDAH MULAI DIKENAL
-     PROMOSI MASIH DIPERLUKAN
-     PENJUALAN MENINGKAT CEPAT
-     LABA JUGA MENINGKAT

3        KEDEWASAAN
             PERUSAHAAN BISA MENCAPAI KEUNTUNGAN PUNCAK
             MUNCULNYA BANYAK PESAING
             BISA MENURUNKAN VOL. PENJUALAN DIIKUTI PENURUNAN LABA
USAHA YG DILAKUKAN
o     STRATEGI HARGA ( MEMBERIKAN DISKON, HADIAH )
o     MENGGIATKAN PROMOSI
o     MEMILIH SALURAN DISTRIBUSI YG LEBIH MENGUNTUNGKAN.

4.      KEMUNDURAN
-          MELAKUKAN USAHA MEMPERTAHANKAN PRODUK DIPASAR
-          APABILA PENJUALAN TETAP MENURUN BERARTI;
   MENGHENTIKAN PEMBUATAN PRODUK
   MEMBUAT PRODUK BARU
                                                       

2.      PRICE.

SUATU HARGA DITETAPKAN PADA UMUMNYA BERTUJUAN UNTUK;
-             MENINGKATKAN PENJUALAN
-             MEMPERTAHANKAN DAN MEMPERBAIKI MARKET SHARE
-             MENSTABILKAN TINGKAT HARGA
-             MENGEMBALIKAN INVESTASI
-             MENCAPAI LABA MAKSIMUM

METODE PENETAPAN HARGA

1.       HARGA JUAL = JUMLAH BIAYA + MARJIN
CONTOH ; PRUSAHAAN MEMPRODUKSI 100 SANDAL, BIAYA-BIAYA
 BAHAN MENTAH            Rp. 1.700.000.-
 TENAGA KERJA   Rp.    300.000,-
 BIAYA LAIN LAIN Rp.    500.000,-+
   JML BIAYA            Rp.  2.500.000,-

APABILA PERUSAHAAN MENGINGINKAN LABA 20 %, MAKA
HARGA 100 SANDAL         = Rp. 2.500.000,- + 20 %
                                                   = Rp. 3.000.000,-
HARGA JUAL 1 SANDAL Rp. 30.000,-
2.       BREAK EVEN  POINT ( BEP )
TITIK PULANG POKOK / TITIK IMPAS
SUATU KEADAAN DIMANA PERUSAHAAN TIDAK UNTUNG TIDAK RUGI.
CONTOH : LIHAT BUKU LITERATUR


POLITIK PENETAPAN HARGA (Kebijakan Harga)

1.   Penetapan Harga Psikologis
Yaitu : perusahaan menetapkan harga secara ganjil/janggal
 Contoh : Harga Rp 29.999,-

2.Price Lining
Yaitu : penentuap harga berdasarkan ukuran-ukuran tertentu atau tingkatan harga
 Contoh : ukuran S, M, L.

3.Potongan Harga
a.       Potongan Kuantitas
Yaitu : potongan yang ditawarkan oleh penjual agar konsmen bersedia membeli dalam jumlah yang lebih besar.

b.       Potongan Tunai
Yaitu : potongan yang diberikan pada pembeli yang membayar tepat pada waktunya.
   Contoh : potongan 3/10, n/30

c.       Potongan Dagang
Diberikan kepada pembeli yang ikut memasarkan produknya.
Yaitu : pedagang besar, kecil, pengecer.

d.       Potongan Musiman
Potongan bagi pembeli yang membeli di luar musimnya.
Contoh : Jas hujan



3. SALURAN DISTRIBUSI

Adalah : saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan produk dari produsen sampai ke konsumen.
Yang terdiri dari perantara/penyalur yaitu :
               Tenaga penjual
               Pedagang besar
               Pedagang kecil/pengecer
               Agen


4.           PROMOSI (PROMOTION)

Arus informasi yang dibuat untuk mengarahkan seseorang kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran.

Tujuan Promosi
1.       Merubah/memperkuat tingkah laku dan pendapat konsumen.
2.   Memberitahu
Promosi ini penting dapat membantu pengambilan keputusan untuk membeli.
3.   Membujuk
Sering muncul promosi yang bersifat persuasif untuk mendorong pembelian.
4.   Mengingatkan
Dilakukan terutama untuk mempertahankan merk produk di hati masyarakat.

ADA 4 KEGIATAN ( 4 P )  DALAM PROMOSI
(PROMOTIONAL MIX)
1.     PERIKLANAN
2.     PERSONAL SELLING
3.     PROMOSI PENJUALAN
4.     PUBLISITAS

ad.1.      PERIKLANAN ( ADVERTISING )

ADALAH KOMUNIKASI NON INDIVIDU, DENGAN SEJUMLAH BIAYA, MELALUI BERBAGAI MEDIA YANG DILAKUKAN OLEH PERUSAHAAN, LEMBAGA, SERTA INDIVIDU.
TUJUAN;
1.       MENINGKATKAN PENJUALAN BARANG DAN JASA
2.       MENDUKUNG PROGRAM PERSONAL SELLING
3.       MENCAPAI ORANG ORANG YANG TIDAK DAPAT DICAPAI OLEH SALESMAN
4.       MENGADAKAN HUBUNGAN DG.PARA PENYALUR DENGAN MENCANTUMKAN NAMA DAN ALAMAT
5.       MEMASUKI DAERAH PEMASARAN BARU
   MEDIA PERIKLANAN

1.       SURAT KABAR                                              6.         BROSUR
2.       MAJALAH                                           7.         SPANDUK                           
3.       RADIO                                                  8.         EDARAN
4.       TELEVISI                                             9.         PAPAN REKLAME
5.       POS LANGSUNG                                10.       FILM

ad.2.      PERSONAL SELLLING

ADALAH INTERAKSI ANTAR INDIVIDU, SALING BERTEMU MUKA YG. DITUJUKAN UNTUK MENCIPTAKAN, MEMPERBAIKI, MENGUASAI ATAU MEMPERTAHANKAN HUBUNGAN PERTUKARAN YG. SALING MENGUNTUNGKAN DG. PIHAK LAIN.
PERSONAL SELLING DISEBUT JUGA TENAGA PENJUALAN ( SALESMAN ).


ad.3.      PROMOSI PENJUALAN (  SALES PROMOTION )

DALAM PROMOSI PENJUALAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGAAN, PAMERAN, DEMONTRASI, HADIAH, CONTOH BARANG.


ad.4.      PUBLISITAS ( PUBLICITY )

SALAH SATU KEGIATAN PROMOSI YG. DILAKUKAN MELALUI SUATU MEDIA, JADI BERUPA BERITA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar