ANALISIS TEKS NEGOSIASI
orientasi
Dimas :”
Assalamu’alaikum wr.wb.”
Budi :” Waalaikumsalam wr.wb. Biasanya kamu
tidak mau ke pasar, ibumu ke mana?”
Dimas :” Ia Bud, ibuku sedang sibuk. Jadi aku yang
disuruh berbelanja.”
Budi :” Mau beli apa?”
Dimas :“ Banyak yang mau ku beli. Aku diberi
catatan.”
Budi :” Ya dibaca Mas, nanti saya ambilkan.”
permintaan
Dimas :”
Gula pasir 1 kg, beras 5 kg, kopi 1
bungkus, kangkung 1 ikat.....”
Budi :” Jangan cepat-cepat aku harus ngambil
beras dulu.”
Dimas :” Maaf Bud.”
Budi :” Terus apa selanjutnya?”
Dimas :” Cabai bud.”
Budi :” Mau beli berapa?”
Dimas :” Dua ons saja Bud?”
Budi :” Mau yang lama apa yang baru?”
Dimas :” Yang baru, biar masih segar”
Budi :” Bagus.”
penawaran
Dimas :”
Berapa harganya?”
Budi :” Yang baru Rp 100.000 yang lama Rp 50.000
kalo yang busuk geratis buat kamu.”
Dimas :” Cabai kok mahal amat?”
Budi :” Iya nih soalnya kan cabai impor.”
Dimas :” Kemahalan itu turunin harganya lah.”
Budi :” Karena kamu teman aku, ok Rp 90.000.”
Dimas :” Turunnin lagi harganya.”
Budi :” Tidak bisa nanti aku rugi.”
persetujuan
Dimas :”
Ya udah dari pada kelamaan bungkus aja?”
Budi :” Maaf ya, aku kan jualan jadi harus cari
untung.”
Dimas :” Iya, lagi pula ini sudah di kasih diskon.”
Budi :” Ini Mas, harganya Rp 180.000.”
Dimas :” Ya ini uangnya.”
Budi :” Silahkan kembaliaannya.”
Dimas :”
Terima kasih.”
penutup
Budi :”Ya sama-sama, jangan lupa belanja lagi.”
Dimas :” Assalamu’alaikum wr.wb.”
Budi :” Wassalamualaikum wr.wb.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar