Senin, 05 Februari 2018

Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan




  A. Kesimpulan

Setelah melakukan sebuah praktikkum pengamatan pada sel, kita dapat menyimpulkan perbedaan diantara sel tumbuhan, sel hewan, dan sel mati, yang sebelumnya telah diamati dengan menggunakan mikroskop. Berikut perbedaan diantara sel– sel tersebut.
Pada sel tumbuhan
1.      Sel tumbuhan lebih besar daripada sel hewan
2.      Mempunyai bentuk yang tetap
3.      Mempunyai dinding sel
4.      Mempunyai plastid
5.      Mempunyai vakuola atau rongga sel yang besar
6.      Menyimpan tenaga dalam bentuk butiran (granul) pati
7.      Tidak Mempunyai sentrosom
8.      Tidak memiliki lisosom
9.      Nukleus lebih kecil daripada vakuola

Pada sel hewan
1.      Sel hewan lebih kecil daripada sel tumbuhan
2.      Tidak mempunyai bentuk yang tetap
3.      Tidak mempunyai dinding sel
4.      Tidak mempunyai plastid
5.      Tidak mempunyai vakuola [vacuole], walaupun terkadang sel beberapa hewan uniseluler memiliki vakuola (tapi tidak sebesar yang dimiliki tumbuhan). Yang biasa dimiliki hewan adalah vesikel.
6.      Menyimpan tenaga dalam bentuk butiran (granul) glikogen
7.      Mempunyai sentrosom
8.      Memiliki lisosom
9.      Nukleus lebih besar daripada vesikel
Kesimpulan
Setelah melakukan praktikum biologi sel tumbuhan dapat di simpulkan bahwa:
·         Sel merupakan penyusun struktur kehidupan yang paling kecil atau paling sederhana .
·         Sel pada tumbuhan memiliki bentuk yang tetap karena memliki sel sehingga gerakan membrane sel terbatas.
·         Pada praktikum mengenai sel tumbuhan adapun alat-alat yang digunakan diantaranya: microskop binokuler, objek glass, tissue,silet ,pipet,gelas kimia dan cover glass.
·         Pada praktikum sel tumbuhan adapun bahan-bahan yang digunakan diantaranya: batang ketela pohon, bawang merah dan tumbuhan rhoeo discolor.
·         Pada sel epidermis bawang merah dan tumbuhan rhoe discolor terdapat inti sel (sel hidup).
·         Sedangkan pada sel gabus tidak ditemukan inti sel (sel mati).
Setiap pengamatan harus dilakukan dengan teliti untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Dalam proses pengamatan objek dengan menggunakan microskop pengaturan fokus dan pengaturan cahaya sebaiknya dilakukan dengan pelan-pelandan dilakukan dengan tepat. Hal ini bertujuan agar mendapatkan hasil yang tepat dan akurat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar